400 pendatang keluar Sabah Media Filipina

Harakahdaily, 11 Mac 2013

(Petikan laporan portal berita Philippine Daily Inquirer)

KUALA LUMPUR: Media Filipina melaporkan 400 pendatang di Sabah telah melarikan diri menuju ke parairan Filipina namun kini terkandas di Pulau Penyu (Taganak Island).

Laman Philippine Daily Inquirer menyebut, mereka adalah antara yang melarikan diri selepas pasukan keselamatan Malaysia menjalankan operasi memburu saki-baki penceroboh dan menahan ramai pendatang asing sejak 8 Mac lalu.

Portal itu turut memetik sumber Tentera Laut Filipina semalam bahawa 400 pelarian telah terkandas di  Pulau Penyu sejak malam Sabtu dan menunggu untuk diselamatkan.

Kapten Tentera Laut Rene Yongque, Komander Tentera Laut Pasukan Petugas 62, dipetik sebagai berkata, semua pelarian adalah dari Sandakan, mencapai perairan Filipina jam 7 petang Sabtu lalu dengan menaiki bot kayu.

Yongque juga dilapor berkata kapal tentera laut Sultan Kudarat telah dihantar untuk menyelamatkan pelarian tersebut.

Sementara itu di Malaysia, polis hari ini mengumumkan Kampung Tanduo, kawasan pendaratan penceroboh militan sebulan lepas, kini bersih daripada kumpulan itu.

Pesuruhjaya Polis Sabah Datuk Hamza Taib pada sidang media pagi tadi berkata, tumpuan operasi pasukan keselamatan kini adalah di kawasan Kampung Tanjung Batu dan Sungai Bilis.

Dalam perkembangan terbaru juga, Hamza berkata 22 mayat pengganas militan telah dibawa keluar dan dihantar ke hospital untuk bedah siasat.

Mayat-mayat tersebut adalah yang ditembak mati selepas pasukan keselamatan melancarkan gerakan ofensif terhadap kumpulan penceroboh bermula 8 Mac lalu.

Semalam seorang penceroboh ditembak mati di Kampung Tanjung Batu menjadikan jumlah pengganas militan yang mati setakat ini ialah 54 orang manakala 97 ditahan kerana disyaki terbabit dengan pengganas militan, kata Pesuruhjaya Polis Sabah Datuk Hamza Taib.

Pasukan keselamatan turut menahan 122 orang kerana berada dalam zon larangan Operasi Daulat.

Menjawab soalan pemberita, Hamza turut menegaskan pihak keselamatan sedang berusaha untut menamatkan operasi ini secepat mungkin.

"Kita ada timeline. Takkan nak tunggu berkampung di sini sampai hujung tahun ini. Tapi timeline itu kita tak boleh bagitahu la," katanya.

Film The Raid 2 Berandal Di Puji Oleh Media Hollywood

SURABAYA - IBC: "The Raid 2: Berandal" beberapa waktu lalu merilis teaser trailer. Di trailer berdurasi 1 menit 19 detik itu, penonton disuguhkan aksi-aksi memukau.

Setelah menjalani syuting selama berbulan-bulan, "The Raid 2: Berandal" akhirnya memberi sedikit bocoran tentang film yang dibintangi Iko Uwais tersebut.

Tidak hanya publik Indonesia, diluncurkannya teaser trailer juga mendapat respon dari publik internasional.

Seperti diketahui, setelah film "The Raid" mendapat perhatian dunia, lanjutan film besutan Gareth Evans itu memang banyak dinanti.


Seperti yang diutarakan situs Hollywood Reporter. Tidak tanggung-tanggung, situs ternama di Hollywood ini menyebutkan bahwa trailer yang disajikan "The Raid 2: Berandal" menyajikan aksi yang lebih baik dari film Blockbuster kebanyakan.

Bahkan Hollywood Reporter menyebut film ini menyajikan film seni bela diri tanpa henti, yang membuat semua tulang bergerak, pukulan di wajah, tenggorokan yang teriris hingga kepalan tangan yang membuat jantung penonton berdegup.

Sementara Slashfilm menyebut film "The Raid 2: Berandal" menyajikan aksi yang menghibur tanpa henti.

Empire Online menyebut bahwa teaser yang disajikan benar-benar memberikan gambaran soal aksi memukau yang ada dalam film.

"The Raid 2: Berandal" direncanakan tayang tahun depan dengan dibintangi sederetan nama, seperti Iko Uwais, Arifin Putra, Alex Abad, Oka Antara, Tio Pakusadewo, Julie Estelle, Cecep Arif Rahman, Cok Simbara, Yayan Ruhian, Matsuda Ryuhei, Endo Kenichi, dan Kazuki Kitamura star. (RPB/IBC)