Koyak usul Bung terima serangan cyber trooper

Komen Bung Moktar di laman mikro Twitter miliknya.

SHAH ALAM – Bertindak mengoyakkan usul PR di persidangan Dewan Rakyat Khamis lalu, Ahli Parlimen Kinabatangan, Datuk Bung Mokhtar Radin mengakui menerima "serangan" bertali arus daripada penyokong parti pembangkang itu.

Menerusi komen di laman mikro Twitternya hari ini, beliau berkata, kritikan yang diterima memang "pedas" kerana tidak bersetuju dengan tindakannya.

Bagaimanapun, Timbalan Pengerusi Kelab Penyokong Kerajaan (BNBBC) itu berkata, walaupun menerima serangan tersebut, ia tidak akan melemahkan dirinya, sebaliknya, akan terus memberi kekuatan dalam profesionnya.

"Serangan hebat yang bertali arus seperti hujan lebat dari cyber trooper dan pengikut-pengikut PR...tidak melemahkan saya dan ia nya memberi kekuatan kepada saya," katanya.

Memetik laporan media, sesi petang sidang Dewan Rakyat Khamis lalu tegang  apabila ahli Parlimen BN mengoyak kertas usul yang dibawa Ahli Parlimen Kuantan, Fuziah Salleh.

Ahli Parlimen BN membantah usul berkenaan selepas berlaku kesilapan fakta dalam usul berkaitan potongan gaji lima penasihat di bawah Jabatan Perdana Menteri dan mengoyakkan kertas berwarna merah jambu berkenaan.

Bung bangun memperbetulkan fakta Fuziah sekaligus mengusulkan ahli Parlimen BN yang lain berdiri dan menolak usul berkenaan.

Fuziah dalam usul yang dibawanya mengandungi kesilapan dari segi jawatan dan juga angka elaun yang diperoleh penasihat terbabit.

Majoriti ahli Parlimen BN bangun dan menjerit "usul haram" beramai-ramai dan kemudiannya menyaksikan usul berkenaan ditolak untuk dibahaskan.

Kunyit Kurangi Risiko Serangan Jantung



Sebuah riset di Thailand menemukan manfaat lain dari kunyit, sebuah rempah asli Asia Tenggara. Khasiat yang baru ditemukan itu adalah mengurangi risiko serangan jantung.
Kesimpulan ini didapatkan setelah sebuah riset kecil atas 121 pasien di Thailand. Baik 121 pasien atau pun dokter yang menangani pasien ini tak mengetahui soal eksperimen yang dipimpin Dr Wanwarang Wongcharoen dari Universitas Chiang Mai itu. Semua pasien ini telah menjalani operasi by pass yang belum darurat antara 2009-2011.Kelompok ini dibagi dua, satu rutin mengonsumsi pil berisi kurkumin, zat berwarna kuning di kunyit, dan satu lagi mengonsumsi pil plasebo yang tak mengandung khasiat apa pun. Setengah pasien yang diteliti diberi kapsul satu gram kurkumin empat kali sehari, dimulai tiga hari sebelum operasi dan lima hari setelah operasi. Setengahnya lagi memakan kapsul plasebo dengan jumlah yang sama.Hasilnya, hanya 13 persen pasien yang telah memakan kurkumin terkena serangan jantung, sedangkan yang makan plasebo 30 persen. Setelah menghitung kembali, peneliti mengalkulasi risiko serangan jantung atas pengonsumsi kurkumin turun 65 persen.Bukan hanya itu, para pasien yang mengonsumsi kurkumin juga memiliki penanda peradangan lebih rendah dan tekanan oksidasi lebih rendah di darahnya. Hasil riset ini dipublikasikan di American Journal of Cardiology.
Anti-Peradangan
Namun, kesimpulan ini, menurut peneliti lain, belum bisa dikonfirmasi untuk jumlah besar, karena belum diteliti dalam skala luas. Namun, "Sangat, sangat menggembirakan," kata Bharat Aggarwal, seorang peneliti kurkumin untuk terapi kanker dari MD Anderson Cancer Center di Houston, Texas.
Aggarwal yang tak terlibat studi di Thailand ini menyatakan, peradangan merupakan pemain penting dalam kemunculan sejumlah penyakit termasuk penyakit jantung. Dan kurkumin memiliki efek antiperadangan.
Kurkumin bertahun-tahun telah menunjukkan dapat mengurangi peradangan dan mengurangi keracunan oksigen atau kerusakan yang disebabkan radikal bebas dalam sejumlah percobaan," kata Dr Jawahar Mehta, kardiolog dari Universitas Arkansas untuk Ilmu Kedokteran di Little Rock, yang juga tak terlibat studi di Thailand ini.



source : vivanews.com